tiada yang tinggal


Bismillah.
Dalam gegak gempita riuh mereka berseloroh melaungkan ‘sesuatu’, aku diam-diamkan diri. Malas ikut campur.

Cukuplah sekadar membaca, mendengar dan melihat di segenap penjuru dari pelbagai bentuk–sudah pun menyiat-siat jiwa. .

‘Kalau sudah pendirian kita tak lagi bersama sebagaimana seketika dulu kita pernah berdamai dalam satu janji, maka apa lagi tinggal?’ 

Kata ku, ‘kita dendangkan bersama kembali sambil menghirup bibit-bibit propaganda dengan menikmati episode putaran CD sejarah keakraban kita dahulu. Dimana kita bermula, kenapa kita bermula dan apa penghujungnya…’

Belajar dari jatuh bangun hidup sendiri ternyata bukan hanya aku bersendirian. Bahkan ada mereka bersama.

Kata ku lagi, ‘tiada yang tinggal melainkan satu ikatan yang dinamakan ukhuwwah…’

Namun, ironi. Ukhuwwah tertegak biasanya pada wadah yang satu…

#istiqamah_hingga_kemenangan
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s